Minggu, 05 Juni 2011

Keuntungan membangun software menggunakan protipe dan langkah-langkah yang harus diperhatikan jika kita membangun prototipe

Prototipe adalah pendekatan ke dasain sistem yang mengembangkan modil kerja yang disederhanakan dari sistem. Prototipe, atau rancngan awal ini, dapat dengan cepat dan murah untuk dibangun dan diberikan pada para pemakai atau diuji.

Keuntungan dari prototipe

•Menghasilkan syarat yang lebih baik dari produksi yang dihasilkan oleh metode ‘spesifikasi tulisan’.

•User dapat mempertimbangkan sedikit perubahan selama masih bentuk prototipe.

•Memberikan hasil yang lebih akurat dari pada perkiraan sebelumnya, karena fungsi yang diinginkan dan kerumitannya sudah dapat diketahui dengan baik.

•User merasa puas. Pertama, user dapat mengenal melalui komputer. Dengan melakukan prototipe (dengan analisis yang sudah ada), user belajar mengenai komputer dan aplikasi yang akan dibuatkan untuknya. Kedua, user terlibat langsung dari awal dan memotivasi semangat untuk mendukung analisis selama proyek berlangsung.

Langkah-langkah pembuatan prototipe :

1. Permintaan bermula dari kebutuhan user.

2. Bangunlah sistem prototipe untuk menemukan kebutuhan awal yang diminta.

3. Biarkan user menggunakan prototipe. Analis harus memberikan pelatihan, membantu dan duduk bersama-sama dengan user, khususnya untuk pertama kali. Anjurkan perubahan. User harus melihat fungsi-fungsi dan sifat dari prototipe, lihat bagaimana ia memecahkan masalah bisnis dan mengusulkan perbaikan.

4. Implementasikan saran-saran perubahan.

5. Ulangi langkah ketiga sampai user merasa puas.

6. Merancang dan membangun suatu sistem akhir seperti sebelumnya.

Produk yang baik harus menyediakan 7 bagian, yaitu :

1. Pembuatan menu yang cepat dan mudah.
Pada menu harus terdapat sub menu, formulir, laporan, program protipe, dan menyediakan bantuan secara on-line untuk pemilihan menu dan prompt.

2. Pembuatan tampilan input dan output.
Anda harus dapat mewarnai bentuk tampilan dengan menempat-kan kursor pada lokasi yang dituju (mouse merupakan alat yang terbaik untuk melakukannya), ketik nama field, spesifikasikan ketentuan untuk mengedit berdasarkan panjang field, menyertakan alfanumerik, jarak angka-angka yang diperbolehkan, kesalahan dan pesan-pesan bantuan, dll.

3. Penyelarasan.
Anda dapat menjelaskan bentuk sebuah laporan yang dicetak dengan mudah. Bagian-bagian untuk merinci pembuatan laporan adalah judul, catatan kaki, field mana yang diletakkan (yang paling baik adalah jika program menampilkan semua field yang dikenal), header kolom, pengelompokkan, pengurutan, serta sub dan grand total. Pada umumnya seseorang harus dapat melaporkan item yang dipilih saja.

4. Software harus menghasilkan sebuah Data Dictionary secara otomatis.
Data Dictionary (DD) menyimpan informasi seperti layar, laporan atau formulir, tetapi yang paling penting DD menyimpan setiap informasi pada setiap field, termasuk panjang field, pengeditan dalam setiap laporan, dan format field yang digunakan.
DD adalah inti dari setiap produk dan sudah seharusnya setiap alat prototipe menggunakan DD untuk mengecek apakah fieldnya digunakan secara konsisten pada setiap tampilan, dan apakah dapat menyimpan pengetikan berulang jika field muncul lebih dari 1 kali.

5. Software harus dapat menyusun database sesuai harapan.
Ketentuan tampilan input menjelaskan tentang peralatan daftar format. Software harus menyusun database dan selanjutnya mengijinkan user memasuk-kan data menggunakan formulir input. Produk-produk yang baik mengijinkan user untuk mengoptimalkan database dengan menentukan format dan kunci recordnya.

6. Mencari hasil dengan query on-line secara tepat ke data yang didaftar pada database.
Anda harus mampu melakukan pencarian dengan mudah, penyusunan, pemilihan dan menampilkan record.

7. Apakah yang dibutuhkan meliputi logika yang rumit atau perhitungan yang diperlukan prototipe ?
Walaupun tidak penting, program yang baik mempunyai bentuk struktur sederhana bahasa pemrograman untuk mengijinkan anda melakukan pemrosesan khusus, waktu kejadian, prosedur-prosedur otomatis, dsb.

Sumber: disini

Selasa, 17 Mei 2011

Teknik-teknik Estimasi pada Suatu Proyek Sistem Informasi

Estimasi merupakan sebuah proses pengulangan. Pemanggilan ulang estimasi yang pertama dilakukan selama fase definisi, yaitu ketika anda menulis rencana pendahuluan proyek. Hal ini perlu dilakukan,karena anda membutuhkan estimasi untuk proposal. Setelah fase analisis direncanakan ulang, anda harus memeriksa estimasi dan merubah rencana pendahuluan proyek menjadi rencana akhir proyek.


TEKNIK–TEKNIK ESTIMASI

Ada tiga teknik yang digunakan untuk melakukan estimasi, yaitu :


1. Keputusan Profesional

Katakanlah bahwa anda merupakan orang yang memiliki pengalaman yang luas dalam membuat program “report generation modules”. Anda melakukannya dengan pendekatan merancang report tersebut dan memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat program tersebut. Setelah mempelajari rancangan program selama 5 menit, programmer lalu menutup matanya selama 5 menit (dia tidak tidur, tetapi berhitung), dan kemudian mengatakan “15 hari”. Inilah yang disebut Keputusan Profesional murni. Keuntungan dari teknik ini adalah cepat , dan jika seseorang sudah ahli dalam teknik ini, maka estimasinya pasti akan lebih akurat. Sedangkan kerugian dari teknik ini adalah bahwa anda membutuhkan seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, dan beberapa ahli tersebut akan bekerja keras untuk mendapatkan estimasi yang tepat.


2. Sejarah

Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Anda dapat membandingkan tuagas yang akan diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar anda menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan.


3. Rumus-rumus

Ada beberapa rumus yang digunakan dalam software estimasi. Software yang baik untuk diketahui adalah COCOMO (Referensi 15). COCOMO dapat digunakan untuk memperkirakan biaya proyek, usaha (person months), jadwal, dan jumlah staf untuk masing-masing fase berikut ini :

- Preliminary Design – our Analysis Phase

- Detailed Design (DD) – our Design Phase

- Code and Unit Tes (CUT) – same as ours

- System Test – our System Test and Acceptance Phase


Sumber:

Satu

Dua

Minggu, 10 April 2011

Langkah-langkah Pemrograman

Tahapan-tahapan / langkah-langkah pemrograman yang diperlukan antara lain :

1. Output
Sebelum kita membuat sebuah program, yang kita rancang dulu adalah bagaimana nanti keluarnya program itu, misal bagaimana nanti hasil print out nya, bagaimana nanti hasil laporan, apakah ada grafiknya? dan sebagainya…

2. Input
Setelah menentukan Output, kita harus menentukan Input yang akan dimasukkan kalau Outputnya seperti yang kita rancang, kira2 apa saja input yang diperlukan.

3. Proses Pembuatan Program
Dimulai dari pembuatan Context Diagram (CD) yaitu diagram awal sebuah sistem yang akan kita rancang, trus Data Flow Diagram (DFD) yaitu diagram pecahan / setelah decompose dari CD, DFD dibagi menjadi beberapa yaitu DFD level 1,2,3 dst. sampai yang kita inginkan. Untuk CD dikenal juga dengan DFD level 0. trus ada juga Entity Relation Diagram (ERD) diagram untuk menunjukan relasi dari tabel yang akan kita buat, lalu kita buat database yang diperlukan, setelah itu kita buat form.

4. Interface
Setelah selesai yang ketiga, lalu kita buat interface (tampilan) yang akan kita tampilkan pada program yang kita buat. Seperti mempercantik form, tampilan awal, dsb.

5. Pengkodean (Coding)
Yang terakhir adalah coding, ini merupakan tahapan terakhir pembuatan program sekaligus tahap paling membutuhkan ketelitian

Sumber: http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=58227&page=1

Rabu, 06 April 2011

Undang-undang IT

Bagoes Prasetyo
4KA05
10107302

Materi tersebut dapat diunduh disini

Rabu, 23 Maret 2011

Etika & Profesionalisme Teknologi Sistem Informasi

Tugas Softskill
Kelas 4KA05

Kelompok:
Aldo Aprianto - 10107129
Aris Harundono - 10107259
Bagoes Prasetyo - 10107302

Materi Softskill tersebut dapat diunduh disini

Senin, 15 November 2010

WBS (Work Breakdown Structure)

Pengertian WBS :

WBS adalah proses hierarkis yang membagi pekerjaan proyek menjadi elemen-elemen pekerjaan yang lebih kecil.Penggunaan WBS membantu meyakinkan manajer proyek bahwa semua produk dan elemen pekerjaan yang telah diidentifikasi dan WBS digunakan sebagai basis pengendalian. Sebenarnya, WBS prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), alasan perlunya WBS adalah :

1. Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.

2. WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.


Gambar 1. Contoh Struktur WBS



Struktur WBS pada Penulisan Ilmiah


Gambar 2. Contoh Struktur WBS

Dapat dilihat dari gambar di atas, yang dijadikan project adalah pembuatan website Pemesanan Tiket Bus Online PO. Harapan Jaya dan ditempatkan pada level 1. Di level 1 ini menjelaskan project apa yang akan kita rancang atau sebagai judul dari sebuah perancangan.

Dibagian level 2 terdapat 3 komponen yaitu : Service, Hardware dan Software

Service (Pelayanan) menjelaskan bentuk pelayanan apa saja yang diberikan dari website Pemesanan Tiket Bus Online PO. Harapan Jaya. Dari pelayanan ini customer dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam hal pemesanan tiket bus.

Hardware menjelaskan Perangkat keras apa saja yang digunakan dalam pembuatan website Pemesanan Tiket Bus Online PO. Harapan Jaya. Penggunaan hardware sangat penting untuk mendukung dalam pembuatan website tersebut

Software menjelaskan Perangkat lunak apa saja yang digunakan dalam pembuatan website Pemesanan Tiket Bus Online PO. Harapan Jaya. Software dalam pembuatan website tersebut harus dapat memenuhi kriteria dari tujuan dibuatnya website Pemesanan Tiket Bus Online PO. Harapan Jaya .

Seperti yang telah kita ketahui, WBS itu mempunyai elemen penting dari sebuah perancanaan. Karena dapat memberikan kerangka tentang :

1. Penggambaran program sebagai ringkasan dari bagian-bagian yang kecil.

2. Pembuatan perencanaan.

3. Pembuatan network dan perencanaan pengawasan.

4. Pembagian tanggung jawab.

5. Penggunaan WBS ini memungkinkan bagian-bagian proyek terdefinisi dengan jelas.


Maka dari itu , WBS sangat membantu dalam perancangan Penulisan Ilmiah.

Minggu, 14 November 2010

Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem

A. PENTINGNYA KONTROL

  • untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
  • untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
    mengontrol area operasinya

B. TUGAS KONTROL CBIS

Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi

  • Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
    1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
    2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
    3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga

  • AREA PENGONTROLAN CBIS
  • KONTROL PROSES PENGEMBANGA

Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :

  • Fase Perencanaan
    Mendefinisikan tujuan dan kendala
  • Fase Analisis & Disain

    > Mengidentifikasi kebutuhan informasi

    > Menentukan kriteria penampilan

    > Menyusun disain dan standar operasi CBIS
  • Fase Implementasi

    > Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima

    > Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan

    > Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
  • Fase Operasi & Kontrol

    > Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC

    > Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan

Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :

  1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
  2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
  3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
  4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
  5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
  6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
  7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
  • KONTROL DISAIN SISTEM
  • Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
  • Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
  • Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :

I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)

  • Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :
  1. Permulaan Dokumentasi Sumber

    > Perancangan dokumentasi

    > Pemerolehan dokumentasi

    > Kepastian keamanan dokumen
  2. Kewenangan

    > Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
  3. Pembuatan Input Komputer

    > Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
    diproses
  4. Penanganan Kesalahan

    > Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
  5. Penyimpanan Dokumen Sumber

    > Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
    bagaimana dapat dikeluarkan

II. Entri Transaksi

  • Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
  1. Entri Data
    > Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
  2. Verifikasi Data
    > Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
    Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
    > Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
    Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
  3. Penanganan Kesalahan
    > Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk pengoreksian
  4. Penyeimbangan Batch
    > Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi

III. Komunikasi Data

  • Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn baik
  • Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
  1. Kontrol Pengiriman Data
  2. Kontrol Channel Komunikasi
  3. Kontrol Penerimaan Pesan
  4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan

IV. Pemrosesan Komputer

  • Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
  1. Penanganan Data
  2. Penanganan Kesalahan
  3. Database dan Perpustakaan Software
  • Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
  • Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
  1. Kata kunci (Password)
  2. Direktori pemakai (User Directory)
  3. Direktori elemen data (Field Directory)
  4. Enkripsi (Encryption)

V. Output Komputer

  • Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
  1. Distribusi
    > Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
  2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
    > Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
  3. Penanganan Kesalahan
    Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
  4. Penyimpangan Record
    > Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
  5. Penyeimbangan Operasi Komputer
    > Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
  • Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem

Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :

  1. Struktur organisasional
    > Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
  2. Kontrol perpustakaan
    > Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
  3. Pemeliharaan Peralatan
    > Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
  4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
    > Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
  5. Perencanaan disaster
  • Rencana Keadaan darurat
    > Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
  • Rencana Backup
    > Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
  • Rencana Record Penting
    > Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
  • Rencana Recovery
    > Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi dan pasokan-pasokan.


Sumber: http://community.gunadarma.ac.id

Middleware Telematika

Kelas : 4KA05
Kelompok 7
Nama Kelompok : Bagoes Prasetyo
Dery Budi Kusuma
Hani Nandy Pradyta
Marko Otansa

Materi selengkapnya dapat diunduh disini!

SPK_4KA05_10107302_Bagoes Prasetyo

Menyelesaikan masalah dengan metode linear programming

Suatu perusahaan akan memproduksi 2 macam barang yang jumlahnya tidak boleh lebih dari 18 unit. Keuntungan dari kedua produk tersebut masing-masing adalah Rp. 750,- dan Rp. 425,- per unit. Dari survey terlihat bahwa produk I harus dibuat sekurang-kurangnya 5 unit sedangkan produk II sekurang-kurangnya 3 unit. Mengingat bahan baku yang ada maka kedua produk tersebut dapat dibuat paling sedikit 10 unit. Tentukan banyaknya produk yang harus dibuat untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum ? Formulasikan dan selesaikan masalah ini !


Penyelesaian pada kasus diatas, silahkan unduh disini!

Rabu, 02 Juni 2010

BAB 4 PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Aplikasi Pemesanan Bus PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo bertujuan untuk melayani pemesanan tiket Bus di PO. Harapan Jaya khususnya Pasar Rebo. Kelebihan dari aplikasi ini yaitu calon penumpang tidak harus datang ke kantor untuk memesan tiket tetapi cukup memesan via online.
Aplikasi ini mudah digunakan karena para calon penumpang dalam melakukan pemesanan hanya memilih bus dan jadwal yang diinginkan serta mengisi form-form yang telah disediakan. Selain itu, dalam aplikasi ini juga terdapat guide tentang langkah-langkah yang harus dilakukan oleh user ketika ingin memesan bus dan juga Frequently Answer Questions (FAQ). Aplikasi ini telah dibuat seaplikatif mungkin, sehingga aplikasi ini error free, user friendly, dan easy to use.

4.2 Saran
Didalam program aplikasi ini terdapat beberapa informasi seperti mengenal lebih jauh profil PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo dan mempunyai manfaat khususnya bagi warga yang bertempat tinggal di dan sekitar Pasar Rebo yang masih belum tahu. Disamping itu aplikasi ini masih memiliki banyak kekurangan diantaranya minimnya animasi pada pemilihan kursi penumpang.
Oleh sebab itu penulis dengan senang hati menerima segala saran dan kritik yang sifatnya berguna untuk melakukan perbaikan di masa yang akan datang khususnya bagi penulis-penulis berikutnya.

Senin, 19 April 2010

Gambar Proposisi

Kamis, 01 April 2010

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Ramainya aktivitas penjualan tiket di agen bus PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo merupakan rutinitas yang sering terlihat. Agen bus ini juga berfungsi sebagai kantor pusat untuk wilayah Jabodetabek. Hal inilah yang membuat agen ini selalu ramai dikunjungi penumpang layaknya terminal bus pada umumnya, karena jatah bus dan kursi yang lebih banyak dibandingkan dengan agen-agen bus PO. Harapan Jaya lainnya. Transaksi pembelian tiket di agen ini berjalan seperti biasa layaknya agen-agen bus ditempat lain. Calon penumpang harus datang ke lokasi untuk melakukan pembelian tiket. Tidak mungkin seorang penumpang dapat melakukan perjalanan dengan menggunakan bus PO. Harapan Jaya tanpa adanya tiket. Tiket merupakan bukti pembayaran serta pemesanan bus yang berisi keterangan tentang tujuan perjalanan, waktu keberangkatan, nomor tempat duduk, dan lain sebagainya.
Untuk mendapatkan tiket bus, biasanya calon penumpang langsung datang ke agen bus tersebut. Pada umumnya calon penumpang melakukan pemesanan maupun pembelian satu atau dua hari sebelum tanggal perjalanan. Hal ini justru membuang-buang waktu dan tenaga khususnya kepada calon penumpang yang bertempat tinggal jauh dari agen bus ini. Pada umumnya calon penumpang yang memiliki aktivitas sangat sibuk, melakukan pembelian tiket di hari H. Resiko bagi calon penumpang yaitu kehabisan tiket dan menjadi incaran para calo yang menjual harga tiket diatas harga normal, sedangkan bagi perusahaan bus hal ini justru dapat beresiko kehilangan pelanggannya.
Adapun kendala lainnya yang dihadapi oleh calon penumpang yaitu saat hari-hari raya berlangsung. Antrian panjang merupakan hal biasa yang sering terlihat pada saat musim mudik berlangsung. Calon penumpang rela datang lebih awal bahkan menginap malam harinya di agen bus PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo ini. Hal ini dikarenakan demi mendapatkan tiket bus untuk pulang kampung bersama keluarga. Penderitaan calon penumpang tidak hanya sampai disitu. Pada saat ingin melakukan perjalanan pulang pun mereka akan mengalami hal yang sama dengan yang dialami ketika berangkat. Hal ini terjadi karena tidak adanya suatu aplikasi yang menyediakan pelayanan pemesanan tiket pulang-pergi sekaligus sebelum melakukan perjalanan berangkat agar mereka tidak perlu memesan tiket kembali di kampung halaman mereka. Dalam kondisi seperti ini para penumpang memang tidak bisa berbuat banyak, mereka pun juga sulit untuk menyampaikan kritik dan saran mereka. Keadaan diatas sering terjadi karena bus merupakan salah satu sarana yang tepat terutama bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi tetapi ingin melakukan perjalanan jauh dengan nyaman, cepat, dan murah.
Dalam menyikapi kondisi seperti ini, diperlukan strategi khusus kepada PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo ini agar dapat bersaing dengan para kompetitornya. Saat ini PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo telah terkomputerisasi tetapi hanya sebatas pencatatan dan administrasi, tidak menyentuh pada sistem penerapan teknologi dalam hal pemesanan dan penjualan tiket yang seharusnya lebih memudahkan calon penumpang. Untuk itu dibuatlah sistem baru untuk perusahaan PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo agar dapat melayani dan memberikan kemudahan kepada calon penumpang secara maksimal dengan tingkat kecepatan, ketepatan dan keakuratan dalam pelayanan pemesanan tiket bus secara online melalui internet yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu juga dimaksudkan untuk memudahkan calon penumpang bus dalam memperoleh tiket kapan saja dan dimana saja tanpa harus antri panjang, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga serta bebas dari aksi calo.

1.2 Batasan Masalah
Penulisan ini dibatasi oleh ruang lingkup pemesanan tiket bus di agen PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo yang hanya pada perjalanan pulau Jawa saja dan prosesnya dapat dilakukan dari pemasukan data identitas calon penumpang, data perjalanan, dan data pemesanan. Keluaran atau output yang dihasilkan berupa laporan data identitas calon penumpang, data perjalanan, dan data pemesanan.

1.3 Tujuan
Tujuan penulisan ilmiah ini yaitu membuat suatu aplikasi berbasis web yang mampu memberikan alternatif terbaik bagi agen PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo agar dapat melayani dan memberikan kemudahan kepada calon penumpang dalam hal pelayanan, pemesanan, dan pembelian tiket bus secara online melalui media internet yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu memberikan pula kemudahan kepada calon penumpang agar dapat melakukan dua pemesanan sekaligus di agen PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo untuk perjalanan berangkat dan pulang.

1.4 Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam pembuatan Penulisan Ilmiah ini adalah metode SDLC (Software Development Life Cycle). SDLC didefnisikan oleh Departemen Kehakiman AS sebagai sebuah proses pengembangan software yang digunakan oleh systems analis, untuk mengembangkan sebuah sistem informasi. SDLC mencakup analisis, persyaratan, disain, implementasi pengujian, dan perawatan. Software yang dikembangkan berdasarkan SDLC akan menghasilkan sistem dengan kualitas yang tinggi, memenuhi harapan penggunanya, tepat dalam waktu dan biaya, bekerja dengan efektif dan efsien dalam infrastruktur teknologi informasi yang ada atau yang direncanakan, serta murah dalam perawatan dan pengembangan lebih lanjut. SDLC merupakan pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah yang terdiri dari beberapa tahapan. Ada 6 fase/siklus dalam metodologi SDLC, yaitu [1]:

1. Fase Analisis Kelayakan dan Eksplorasi Konsep
Pada tahap ini dilakukan pemeriksaan kuesioner kepada calon penumpang yang prosesnya dilakukan langsung di agen PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo antara lain berisi data tentang jenis bus yang biasa digunakan, tarif bus, tanggal pemberangkatan, nomor kursi, rute, kepemilikan komputer pada calon penumpang, tahukah mereka bagaimana cara menyampaikan saran atau kritik, kemampuan calon penumpang dalam mengoperasikan komputer dan internet, serta perlu tidaknya dibuatkan suatu aplikasi pemesanan tiket bus secara online. Selanjutnya dilakukan proses wawancara kepada kepala agen PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang diantaranya berisi jenis bus yang biasa digunakan calon penumpang, calon penumpang yang membeli tiket pada umumnya kalangan menengah kebawah atau keatas, rata-rata jumlah pembeli tiket perharinya, jumlah barang bawaan masing-masing calon penumpang yang diizinkan, peraturan bagi anak-anak dan bayi, kelas-kelas bus yang dimiliki serta perbedaanya, jenis trayek, dan harga tiket.

2. Fase Spesifikasi Persyaratan
Aplikasi ini akan dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai databasenya. Alasan penulis menggunakan bahasa pemrograman PHP karena merupakan bahasa pemrograman yang memiliki banyak library sehingga sangat membantu dalam membuat aplikasi, selain itu juga mampu memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan serta tampilan-tanpilannya dapat dibuat lebih rinci terutama bila dibandingkan dengan aplikasi berbasis mobile. Pemilihan penulis menggunakan database MySQL karena bersifat open source dan database yang paling banyak didukung oleh webhosting serta memiliki akses dengan bahasa pemrograman web PHP yang lebih mudah.

3. Fase Disain
Pada tahap ini akan dibuat ERD dengan calon penumpang dan tiket bus sebagai entitasnya serta menentukan atribut apa saja yang akan digunakan pada masing-masing entitas tersebut. Setelah ERD terbentuk maka akan dinormalisasi mulai dari bentuk pertama sampai ketiga, serta membuat database yang nantinya akan dibuat menggunakan MySQL. File data tersebut diantaranya 9 table bus yang didalamnya berisi jurusan dan harga bus. Pada fase ini juga dibuat struktur navigasi campuran untuk user dan admin yang merupakan gabungan dari struktur navigasi linier, hirarki, dan non linier. Alasan menggunakan struktur ini karena struktur navigasi campuran bersifat bebas, maksudnya adalah jika tampilan membutuhkan percabangan maka akan dibuat percabangan.

4. Fase Implementasi
Menuliskan kode program untuk membuat web yang didalamnya berisi menu-menu yang dibutuhkan seperti menu Home, Informasi Perjalanan, Booking, Cargo, FAQ, Contact, Panduan Praktis, dan lain sebagainya. Selain itu juga membuat database yang diantaranya berisi 9 table bus.

5. Fase Pengujian
Melakukan proses upload site dan seluruh isinya setelah sebelumnya memastikan telah mendaftar sebuah domain dan server pada penyedia jasa web hosting gratis. Domain yang digunakan bersifat gratis yaitu http://www.co.cc/ begitu juga web hosting yaitu http://www.000webhost.com/. Setelah itu melakukan check-up sekali untuk memastikan semua link, gambar, dan proses pembacaan database telah benar-benar terbaca. Jika semua telah berjalan lancar barulah dilakukan proses upload site ke server web hosting sampai proses selesai. Setelah itu melakukan check-up pada aplikasi yang telah di upload tadi. Jika pada jendela browser internet masih ada kesalahan, misalnya gambar tidak tampil, link tidak berfungsi, dan lain sebagainya, maka akan dilakukan pengeditan file yang ada pada site lokal, dan melakukan kembali upload file yang telah di edit sampai aplikasi berjalan dengan baik dan benar .

6. Fase Perawatan
Pada fase ini aplikasi yang telah siap dipakai akan diterapkan langsung oleh pihak PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo kepada calon penumpang. Aplikasi yang telah diterapkan akan terus di check serta dapat diubah dan diperluas sesuai dengan perkembangan, analisis, dan kebutuhan dari pihak agen dan calon penumpang.

1.5 Sistematika Penulisan
Penulisan ilmiah ini secara keseluruhan akan dirinci menjadi empat bab, agar lebih jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Antara satu bab dengan bab lainnya saling terkait sehingga berfokus pada tujuan dari penulisan ilmiah ini.
Pada bab 1 Pendahuluan mengungkapkan latar belakang masalah yang mendasari pembuatan penulisan ilmiah, batasan masalah yang akan dibahas, tujuan penulisan yang hendak dicapai dengan adanya penulisan ilmiah ini, metode penelitian berupa data yang dibutuhkan serta sistematika penulisan untuk mempermudah pembaca dalam memahami penulisan ilmiah ini. Dalam hal ini menjelaskan hal-hal apa saja yang menjadi masalah pada agen PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo, hal apa saja yang akan dibahas pada penulisan ilmiah ini, tujuan dalam pembuatan aplikasi berbasis web ini, dan metode penulisan yang berlandaskan pada SDLC (System Development Life Cycle) yang meliputi 6 fase yaitu analisis, persyaratan, disain, implementasi pengujian, dan perawatan.
Lalu pada bab 2 Tinjauan Pustaka berisi tentang teori yang akan digunakan dalam pembahasan masalah yaitu mengenai konsep-konsep dasar dan elemen-elemen yang mendukung dalam pembuatan penulisan ilmiah ini. Teori yang dijelaskan diantaranya Internet, E-Commerce, Apache, dan lain sebagainya.
Selanjutnya pada bab 3 Pembahasan menguraikan tentang langkah-langkah pembuatan sistem pemesanan tiket bus secara online. Dimulai dari pembuatan konsep pemesanan tiket bus secara online, pembuatan struktur navigasi, rancangan basis data berupa pembuatan tabel-tabel yang diperlukan beserta atributnya, rancangan tampilan, proses instalasi software, menjelaskan hardware dan software yang digunakan hingga langkah-langkah pembuatan aplikasi pemesanan tiket bus online.
Pada bab 4 Penutup memberikan kesimpulan yang merupakan hasil pembahasan dari bab sebelumnya dan disertai dengan saran.

Minggu, 28 Februari 2010

Latar Belakang Masalah

1.1 Latar Belakang

Ramainya aktivitas penjualan tiket di agen bus PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo merupakan rutinitas yang sering terlihat. Agen bus ini juga berfungsi sebagai kantor pusat untuk wilayah Jabodetabek. Hal inilah yang membuat agen ini selalu ramai dikunjungi penumpang layaknya terminal bus pada umumnya, karena jatah bus dan kursi yang lebih banyak dibandingkan dengan agen-agen bus PO. Harapan Jaya lainnya. Transaksi pembelian tiket di agen ini berjalan seperti biasa layaknya agen-agen bus ditempat lain. Calon penumpang harus datang ke lokasi untuk melakukan pembelian tiket. Tidak mungkin seorang penumpang dapat melakukan perjalanan dengan menggunakan bus PO. Harapan Jaya tanpa adanya tiket. Tiket merupakan bukti pembayaran serta pemesanan bus yang berisi keterangan tentang tujuan perjalanan, waktu keberangkatan, nomor tempat duduk, dan lain sebagainya.

Untuk mendapatkan tiket bus, biasanya calon penumpang langsung datang ke agen bus tersebut. Pada umumnya calon penumpang melakukan pemesanan maupun pembelian satu atau dua hari sebelum tanggal perjalanan. Hal ini justru membuang-buang waktu dan tenaga khususnya kepada calon penumpang yang bertempat tinggal jauh dari agen bus ini. Pada umumnya calon penumpang yang memiliki aktivitas sangat sibuk, melakukan pembelian tiket di hari H. Resiko bagi calon penumpang yaitu kehabisan tiket dan menjadi incaran para calo yang menjual harga tiket diatas harga normal, sedangkan bagi perusahaan bus hal ini justru dapat beresiko kehilangan pelanggannya.

Adapun kendala lainnya yang dihadapi oleh calon penumpang yaitu saat hari-hari raya berlangsung. Antrian panjang merupakan hal biasa yang sering terlihat pada saat musim mudik berlangsung. Calon penumpang rela datang lebih awal bahkan menginap malam harinya di agen bus PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo ini. Hal ini dikarenakan demi mendapatkan tiket bus untuk pulang kampung bersama keluarga. Penderitaan calon penumpang tidak hanya sampai disitu. Pada saat ingin melakukan perjalanan pulang pun mereka akan mengalami hal yang sama dengan yang dialami ketika berangkat. Hal ini terjadi karena tidak adanya suatu aplikasi yang menyediakan pelayanan pemesanan tiket pulang-pergi sekaligus sebelum melakukan perjalanan berangkat agar mereka tidak perlu memesan tiket kembali di kampung halaman mereka. Dalam kondisi seperti ini para penumpang memang tidak bisa berbuat banyak, mereka pun juga sulit untuk menyampaikan kritik dan saran mereka. Keadaan diatas sering terjadi karena bus merupakan salah satu sarana yang tepat terutama bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi tetapi ingin melakukan perjalanan jauh dengan nyaman, cepat, dan murah.

Dalam menyikapi kondisi seperti ini, diperlukan strategi khusus kepada PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo ini agar dapat bersaing dengan para kompetitornya. Saat ini PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo telah terkomputerisasi tetapi hanya sebatas pencatatan dan administrasi, tidak menyentuh pada sistem penerapan teknologi dalam hal pemesanan dan penjualan tiket yang seharusnya lebih memudahkan calon penumpang. Untuk itu dibuatlah sistem baru untuk perusahaan PO. Harapan Jaya cabang Pasar Rebo agar dapat melayani dan memberikan kemudahan kepada calon penumpang secara maksimal dengan tingkat kecepatan, ketepatan dan keakuratan dalam pelayanan pemesanan tiket bus secara online melalui internet yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu juga dimaksudkan untuk memudahkan calon penumpang bus dalam memperoleh tiket kapan saja dan dimana saja tanpa harus antri panjang, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga serta bebas dari aksi calo.

Senin, 04 Januari 2010

Sepeda Motor Kesayanganku

Di zaman yang serba canggih sekarang ini, kebutuhan dalam bidang apapun semakin meningkat. Sebagai contoh misalnya hampir setiap orang memiliki sepeda motor. Hal itu dikarenakan di jalan manapun pasti sering terjadi kemacetan. Walaupun setiap orang mendambakan memiliki mobil idaman, tetapi bagiku tidak. Karena bagiku sepeda motor memiliki kelebihan yang tidak kalah dengan mobil. Pada saat kemacetan sering terjadi dimana-mana dengan menggunakan sepeda motorlah aku bisa sampai di tempat tujuan dengan tepat waktu. Sebagai seorang pria aku sangat menyukai berbagai hal di bidang otomotif.Banyak hal yang bisa aku pelajari karena hobbyku ini, diantaranya Aku bisa merawat dan memperbaiki motorku sendiri. Mengganti oli, membersihkan karburator, bahkan membenarkan piston adalah sebagian contoh yang biasanya aku lakukan sendiri. Aku sangat bersyukur karena dengan kebisaanku ini aku bisa melakukan hal-hal kecil untuk motorku tanpa sedikit-sedikit aku harus pergi ke bengkel.

Awal Aku bisa memiliki motor ini karena Aku merasa sekolahku (SMA) memiliki jarak yang cukup jauh dari rumah. Angkutan Umum adalah alternatif lain untuk dapat sampai ke sekolahku tetapi biasanya memakan waktu yang cukup lama apabila menggunakan angkutan umum ini. Sekitar 50 menit itulah waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sekolahku dengan menggunakan angkutan umum. Hal inilah yang membuatku sering datang terlambat ke sekolah sehingga sering mendapat hukuman dari guru-guru disekolahku. Keterlambatan membuat aku sering mendapat surat panggilan untuk orang tua. Sejak saat itulah Aku di belikan motor oleh kedua orang tuaku. Sungguh senang hatiku saat itu. Sejak saat itu Aku sudah tidak pernah datang terlambat lagi ke sekolah begitu juga dengan orang tuaku yang sudah tidak pernah mendapatkan surat panggilan.

Tentu tidak heran apabila motor ini menjadi barang yang sangat Aku sayangi. Di samping perawatannya yang mudah dan hemat waktu, biaya yang dibutuhkan pun seperti bensin, oli, servive, bahkan sparepart sangat bersahabat dengan kantongku.

Pantun Cinta

buat apa punya mata
kalau tidak curi pandang
buat apa ada cinta
kalau bukan karena sayang

pisau tajam pisau belati
belinya di pasar pagi
kenapa cinta harus di khianati
kalau memang saling mencintai

jalan jalan ke jeddah
jangan lupa beli markisa
cinta itu memang indah
kalau memang ada rasa

melihat ular melingkar-lingkar
melihat air di atas dahan
mengapa kita harus bertengkar
kalau memang ingin bertahan

Kau Segalanya Bagiku

kau telah membangkitkanku dari keterpurukan
setelah sekian lama ku terluka oleh cinta
kini kau hadi sembuhkan luka itu
mengisi hari-hariku penuh dengan cinta dan kasih sayang

hari-hariku begitu indah bersamamu
hari-hariku lebih terarah karena kehadiranmu
rasa sayangku semakin bertambah
karena kamu ada di sisiku

sayangku hanya untukmu
aku harap kamupun begitu
aku tak sanggup kehilanganmu
karena engkau adalah segalanya bagi hidupku

Kamis, 10 Desember 2009

Arti Pahlawan 10 November

Peristiwa sejarah perang antara Indonesia dan Belanda terjadi pada tanggal 10 November. Tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa tepatnya pada tanggal 1 Maret 1942. Pada tanggal 8 Maret 1942 pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak saat itulah, Indonesia diduduki oleh Jepang.

Pada bulan Agustus 1945 tepatnya tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki. Mengisi kekosongan tersebut, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaannya yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945. Sebelum dilucuti oleh sekutu, rakyat dan para pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Sejak saat itulah timbul pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah di Indonesia. Pertempuran itu adalah suatu bentuk pergerakan dari rakyat dan para pejuang Indonesia untuk membela tanah air tercinta. Pada tanggal 15 September 1945 ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar tentara Inggris mendarat di Jakarta. Pada 25 Oktober 1945 kemudian mendarat di Surabaya. Tentara Inggris didatangkan ke Indonesia atas keputusan dan atas nama Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Tetapi, selain itu, tentara Inggris juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada pemerintah Belanda sebagai jajahannya. NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pun membonceng. Itulah yang meledakkan kemarahan rakyat Indonesia di mana-mana.

Di Surabaya, dikibarkannya bendera Belanda, Merah-Putih-Biru, di Hotel Yamato, telah melahirkan Insiden Tunjungan, yang menyulut berkobarnya bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dengan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat. Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya, memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober.

Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya (Mayor Jenderal Mansergh) mengeluarkan ultimatum yang merupakan penghinaan bagi para pejuang dan rakyat umumnya. Dalam ultimatum itu disebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.

Ultimatum tersebut ditolak oleh Indonesia. Sebab, Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri (walaupun baru saja diproklamasikan), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai alat negara juga telah dibentuk.

Selain itu, banyak sekali organisasi perjuangan yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar. Badan-badan perjuangan itu telah muncul sebagai manifestasi tekad bersama untuk membela republik yang masih muda, untuk melucuti pasukan Jepang, dan untuk menentang masuknya kembali kolonialisme Belanda (yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia).

Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30 000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang.

Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom, ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Tetapi, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk.

Pihak Inggris menduga bahwa perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, dengan mengerahkan persenjataan modern yang lengkap, termasuk pesawat terbang, kapal perang, tank, dan kendaraan lapis baja yang cukup banyak.

Namun di luar dugaan, ternyata para tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dari kalangan ulama' serta kiyai-kiyai pondok jawa seperti KH. Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Hasbullah serta kiyai-kiyai pesantren lainnya mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat umum (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kiyai)juga ada pelopor muda seperti bung tomo dan lainnya. sehingga perlawanan itu bisa bertahan lama, berlangsung dari hari ke hari, dan dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran besar-besaran ini memakan waktu sampai sebulan, sebelum seluruh kota jatuh di tangan pihak Inggris.

Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itulah yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Peristiwa_10_November

Sabtu, 28 November 2009

Cerpen: Kerikil-kerikil Cinta

Betapa berat melepas gadis itu, bagaimanapun juga Sheila sangat berarti dalam kehidupannya. Gadis itu membawa perubahan besar dalam hidupnya. Dan kini haruskah ia lepas?

Sheila dan Ardi tertegun di depan pintu, saat tiba-tiba saja seisi ruangan menghentikan aktivitasnya main band dan menatap tajam ke arah mereka berdua. Dengan kikuk Sheila mencoba tersenyum
dan segera duduk di kursi yang tersedia di sudut
ruangan. Adi langsung mengambil gitar yang tergeletak di samping Citra.

“Kenapa berhenti? Kalian marah karena aku datang
terlambat? Kita bisa mulai lagi kan?”
Ardi mulai memetik gitar dan memainkan intro sebuah lagu. Saat sadar teman-teman yang lain tidak mengimbangi permainannya. Ardi hanya tersenyum kecil. Ia paham mereka pasti kecewa karena dia datang terlambat.

“Dua jam tidak bisa dikatakan terlambat lagi. Aku
kecewa padamu. Demi seorang cewek kau mengorbankan waktu latihan kita! Sejak bersama Sheila kau mengesampingkan grup band kita. Dan kau seenaknya saja bilang terlambat!” celetuk Prast panjang lebar dengan nada sinis.

Sheila terkejut mendengar ucapan Prast yang tidak ia sangka. Aris, Citra, dan Agus yang berada di ruangan itu juga tampak terkejut mendengarnya. Muka Ardi merah padam, sedetik kemudian ia meletakkan gitarnya dan meninggalkan studio latihan. Anak-anak yang lain segera keluar menyusul. Sheila masih terpaku di tempatnya.

Prast terlihat memainkan stick drum-nya tanpa
ekspresi sedikit pun. Seolah-olah apa yang baru saja dikatakannya, sama sekali tidak membuat telinga merah. Sheila merasa kecewa sekali dengan ucapan Prast tadi. Tidak seharusnya Prast mempermalukan Ardi di hadapan anak-anak. Seharusnya cowok itu bisa memahami bagaimana perasaannya Adi, tidak asal bicara. Prast masih tidak bergeming. Menatapnya sekilas pun tidak ia lakukan. Dan itu sungguh membuat Sheila merasa tertekan. Prast tersenyum getir. Ia menghentikan aktivitasnya memainkan drum.

“Kau mengkhawatirkan perasaannya? Lalu bagaimana dengan perasaanku Shei? Pernahkah kau memikirkannya sedikit saja?” tuntut Prast membuat Sheila tak mampu mengatakan sepatah kata pun. Sheila menarik nafas perlahan. Seharusnya Prast bisa memahami posisinya bukan malah menyudutkannya. Namun apa yang dilakukannya?
“Kau tak bisa begitu saja menjadikanku sebagai
sampah. Saat merasa bimbang kau bisa membuangku, tapi begitu kau inginkan kau coba untuk meraihnya lagi!”
Sheila tak mampu menahan beban di hatinya selama tiga bulan ini. Hingga tercurahlah kata-kata itu. Kata-kata yang selama ini tak pernah ingin ia
sampaikan pada Prast. Sheila beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya keluar ruangan.
“Aku tak pernah menjadikanmu sampah di hatiku,” ucap Prast membuat langkah Sheila terhenti. Ucapan itu begitu lirih, namun Sheila mampu mendengarnya. Prast merasa semakin terluka, saat tanpa bicara Sheila kembali meneruskan langkahnya, meninggalkannya dalam kebimbangan.

Sheila merasa gelisah sekali malam ini, dan itu
karena semua kata-kata Prast padanya tadi siang.
Prast telah berubah, sama sekali berubah!. Salahkah dirinya bila sekarang ini lebih mementingkan keberadaan Ardi daripada Prast? Salahkah dirinya, bila cinta itu datang begitu saja tanpa ia mampu mengelak?.
Prast berdiri tepat di depan Sheila. Sheila melihat
sekeliling ruangan. Ia memang paling belakangan
pulang saat bel sudah berbunyi 10 menit yang lalu.

“Kenapa? Kau takut Ardi memergoki kita?” sinis Prast memaksa Sheila menatap tajam cowok itu, tepat di retina matanya. Cinta itu masihkah memberi warna pada mata elangnya?
“Aku cuma tak ingin Ardi punya prasangka buruk
terhadap kita!” tukas Sheila cepat.
“Aku janji tak akan lama,” ucap Prast akhirnya.
Sheila kembali duduk di bangkunya.
“Seberapa jauh hubungan kalian tiga bulan ini?” tanya Prast menyelidik, membuat Sheila mengerutkan keningnya. Ia jadi bingung dengan pertanyaan Prast.
Pertanyaan itu seolah-olah Prast ingin menghakiminya.
“Bukankah kau sendiri yang menyuruhku untuk mendekati Ardi? Membantunya untuk lepas dari drugs!”
“Tapi aku tidak menyuruhmu untuk jatuh cinta
padanya!” balas Prast sinis membuat Sheila terkejut dengan nada bicara Prast yang naik satu oktaf lebih tinggi. Dijawab juga percuma! Sheila meraih tasnya dan beranjak pergi. Tapi langkah itu terhenti seketika, saat sesosok tubuh atletis berdiri di ambang pintu dengan tatap penuh tanda tanya.

“Apa yang sebenarnya pernah terjadi di antara kalian? Tidakkah aku berhak mencari tahu?” tanya Ardi. Sheila membalikkan badannya menghadap Prast. Matanya penuh harap menatap Prast. Berharap Prast tidak mengatakan apa-apa pada Ardi, tentang apa yang terjadi di antara mereka.
“Prast, kau sahabatku dan Sheila adalah cintaku.
Kalian berdua punya kedudukan penting dalam
kehidupanku. Aku menyayangi kalian,” Ardi masih
mencoba mencari tahu. Tanpa kata Prast beranjak
meninggalkan ruangan tanpa memedulikan pertanyaan yang dilontarkan Ardi. Ardi menatap punggung Prast dengan tanda tanya di hatinya. Kini tatapnya berganti ke arah Sheila. Gadis itu hanya mampu menunduk tanpa mengatakan apa-apa.
“Tolong jangan tatap aku seperti itu Di. Aku tahu aku salah. Jangan membuatku semakin merasa bersalah,” ucap Sheila getir.
Jangan pernah melepaskan orang yang telah membawa perubahan besar dalam hidupmu dan kau tahu Shei? Kaulah orang itu, kaulah dewi itu. Dan aku takkan pernah melepasmu. Setetes airmata membasahi kedua pipi Sheila saat mengingat ucapan Ardi 3 bulan yang lalu. Saat itu Ardi baru saja sembuh dari ketergantungannya pada drugs. Lima bulan yang lalu Ardi benar-benar sosok yang rapuh. Dan suatu hari Prast memintanya untuk mendekati Ardi, memberi perhatian dan kasih sayang. Tapi dalam usaha menjauhkan Adi dari drugs tidak disangka cinta akan datang menyusup di hatinya.

Padahal saat itu dia sedang menjalin cinta dengan
Prast. Memang hubungannya dengan Prast, tidak ada satu pun teman mereka yang tahu. Awal mula Prast memintanya untuk mendekati Ardi, Sheila sempat menolak. Tapi Prast terus memaksa dengan alasan Ardi sahabatnya dan ia tidak ingin Ardi semakin terjerumus. Dengan keyakinannya, Prast memastikan Ardi pasti akan meninggalkan drugs setelah mendapat perhatian yang tulus dari Sheila. Dan Prast memang benar, Ardi berhasil meninggalkan dunia drugs dan cintanya pada Sheila yang jadi pemacunya. Kalau mau jujur, pesona Ardi memang mampu membuat cinta Sheila
berpaling dari Prast. Dan salahkah dirinya bila
cintanya pada Prast sudah luntur saat dia memutuskan untuk mendampingi Ardi?
“Ardi kenapa kau lakukan ini?” Sheila masih mencoba mencari tahu. Ardi tersenyum getir, menatap gadis yang kini duduk di sampingnya. Betapa berat melepas gadis itu, bagaimanapun juga Sheila sangat berarti dalam kehidupannya. Gadis itu membawa perubahan besar dalam hidupnya. Dan kini haruskah ia lepas? Dia memang salah memasuki ruang di antara mereka berdua. Dia menjadi penghalang bagi cinta Sheila dan Prast.
Sungguh Ardi takkan pernah sanggup, menjadi benalu pada pohon yang telah memberinya tempat untuk hidup. Dan dia telah memutuskan untuk pergi dari sisi Sheila, walaupun itu akan terasa pahit bagi hati dan pikirannya.

Tapi harus bagaimana lagi? Ia tak ingin melukai
perasaan Prast, walaupun besar rasa cintanya pada Sheila.
“Ini nggak adil! Aku tulus mencintaimu! Memang aku pernah punya kenangan dengan Prast. Tapi itu sudah menjadi bagian dari masa lalu!” tegas Sheila memberi keyakinan.
“Benarkah? Lalu apakah aku pantas disebut sebagai sahabat? Bahagia dengan cintaku, sementara hati sahabatku terluka? Apa kata orang nanti?” ucap Ardi tapi hanya dalam hati. Ia tidak ingin semakin melukai Sheila. Walaupun hatinya sekarang ini benar-benar terpuruk.
Kini Ardi telah meninggalkan mereka berdua menempuh jalannya sendiri. Tapi mengapa Sheila belum mampu melupakan Ardi? Dan Prast tak pernah mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang menyelubungi hatinya.
“Tidak bisakah kita renda kembali tali kasih kita?”
tanya Prast penuh asa. Sheila menggeleng lemah.
Perlahan kepalanya terangkat dan matanya menatap Prast pedih.
“Aku tak bisa lagi mencintaimu. Cinta itu entah kapan telah berlalu dari hatiku.”
“Tapi kalian juga tak mungkin bersama lagi! Ardi
telah meninggalkanmu, tidakkah itu cukup sebagai
alasan agar kau melupakan dia?”
“Tidak peduli dia ada di mana, aku akan tetap
menunggunya. Aku yakin dia akan berlabuh di hatiku.”
Pedih! Itu yang dirasakan Prast saat dengan tegas
Sheila mengucapkan semua itu. Jika memang itu
keputusan Sheila, berhakkah dia melarangnya?
Cinta datang tanpa diminta pergi pun tanpa kita tahu. Walau jalan cinta penuh dengan kerikil-kerikil tajam, tapi banyak yang berhasil melaluinya. Dan Prast punya harapan yang begitu besar. Berharap suatu saat nanti, Sheila mampu menghilangkan kerikil-kerikil tajam itu untuk mendapatkan cinta sejatinya.




Judul Cerpen : Kerikil-kerikil Cinta
Pengrang : Muktiar Selawati
Sumber : www.anekayess-online.com
Tanggal : 26 November 2009
Jumlah Kata yang Salah : 0 (Tidak Ada)

Kalimat Benar tetapi Tidak Baik

- Presiden menemui calon menteri.
- Alexander Grahambell menemukan telepon.
- Rumput makan Kambing.
- Toni membawa mobil ke Kampus.
- Angkutan Umum menaiki penumpang.

Kalimat Baik dan Benar

- Ibu sedang memasak di dapur.
- Budi memakai sepatu berwarna putih.
- Anto mengendarai mobil.
- Toni memperbaiki kendaraannya.
- Presiden mewawancarai calon menteri.